10 March 2015 Georges Hilaul

Belajar Bersama Sjors Antusias Dan Terhibur Nonton Film Paddington

142579880510054_1000x667

CINEMA 21 kembali menggelar acara nonton bareng bersama anak-anak kurang mampu yang berada dalam naungan salah satu yayasan yang berada di wilayah Jembatan Tiga, Pluit. Yayasan tersebut adalah Belajar Bersama Sjors (BBS) yang mendapat kesempatan untuk menyaksikan film berkualitas dari jaringan bioskop terbesar di Indonesia.

Bertempat di Emporium Pluit Mall XXI, sekitar 200 anak dari yayasan yang didirkan oleh pria kebangsaan Belanda, Georges Hilaul ini sudah berkumpul di lobby bioskop sejak pukul 09.00 WIB, Minggu (8/3) pagi. Beberapa saat kemudian, mereka dengan antusiasme tinggi mulai memasuki studio 3 Emporium Pluit Mall XXI dan menikmati kisah jenaka dan seru dari beruang lucu, Paddington.

142579880177464_1000x667

Layaknya anak-anak pada umumnya kala menyaksikan film yang mengangkat kisah binatang lucu, mereka sangat terhibur dengan cerita Paddington. Hal itu terlihat dengan mayoritas mereka yang tertawa saat melihat tingkah lucu dari beruang yang bisa berbicara tersebut. Faktor itu juga yang banyak disukai anak-anak.

 “Seru sih, unik, kok beruang bisa ngomong,” ujar Anggito salah satu murid Yayasan Belajar Bersama Sjors (BBS). Senada dengan Anggito, hal yang sama juga dirasakan oleh Azizah. “Seru filmnya, aku paling suka sama beruangnya, lucu,” ungkapnya.
142579879659307_1000x667

Yayasan Belajar Bersama Sjors (BBS) merupakan sebuah yayasan yang berkomitmen untuk terus membantu anak-anak kurang mampu dan kurang beruntung. BBS sendiri didirikan oleh Georges Hilaul dan Jenny Tjoa sejak tahun 2012 lalu. Mereka memiliki visi untuk menginspirasi anak-anak kurang mampu agar dapat memenuhi impian mereka dan mempengaruhi dunia dengan warisan ini.

BBS percaya dengan bimbingan yang tepat, lingkungan yang aman, suasan belajar yang santai, pendidikan yang baik, dan inspirasi, anak-anak ini akan bisa lebih jauh berkembang dari apa yang mereka impikan. Program menonton di sinema atau bioskop ini juga merupakan bagian dari program BBS untuk menginspirasi anak-anak.

 142579881096056_1000x667

Menurut Jenny Tjoa, selaku co-founder BBS, selain untuk menghibur anak-anak, acara nonton di bioskop ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi. “Kami ingin memperkenalkan kepada anak-anak bahwa ada lingkungan lain di luar dari tempat-tempat di mana mereka hidup, kalau ada sinema dan profesi lain yang bisa mereka capai juga,” ujarnya.

Untuk Kedepannya, CINEMA 21 sendiri akan terus berkomitmen dalam menggelar acara serupa supaya anak-anak Indonesia bisa mendapat hiburan berkualitas dan terinspirasi dari kisah-kisah yang positif dan inspiratif tentunya.

CINEMA 21, merupakan kelompok bioskop terbesar di Indonesia yang memulai kiprahnya di industri hiburan sejak tahun 1987. Lebih dari 27 tahun, CINEMA 21 berkomitmen untuk senantiasa memberikan pengalaman dan kenikmatan nonton terbaik untuk masyarakat Indonesia. Sampai dengan Januari tahun ini, CINEMA 21 memiliki total 758 layar tersebar di 33 kota di 144 lokasi di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan film-film hasil karya anak bangsa, CINEMA 21 juga menayangkan film-film berkelas dunia. CINEMA 21 terus mengikuti perkembangan teknologi dengan melengkapi fasilitas-fasilitasnya seperti 2D dan 3D. Di tahun 2012, CINEMA 21 telah menghadirkan pengalaman nonton dengan teknologi revolusioner yaitu IMAX teater. Kini sudah ada tiga teater IMAX yang dimiliki oleh CINEMA 21, yang berlokasi di Mal Gandaria City, Mal Kelapa Gading dan Summarecon Mal Serpong. Untuk menyempurnakan pelayanan kepada penonton, telah hadir juga bioskop dengan system audio mutakhir “Dolby Atmos”  yang kini ada di 21 layar Cinema XXI.

By: Eko Satrio Wibowo, 08 Mar ’15, for CINEMA 21